Minggu, 16 Agustus 2026

294 Peran Habaib Kemerdekaan

HABAIB DAN PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDONESIA
Jejak Ulama, Sayyid, dan Keturunan Arab dalam Sejarah Republik

Penulis:
H. Abdul Haris Qodir, S.Mn., M.Pd.

PROLOG
Ketika Tanah Air Menjadi Rumah
Pengantar mengenai kedatangan komunitas Arab-Hadrami ke Nusantara, proses menetap, membangun keluarga, berdakwah, berdagang, mendirikan lembaga pendidikan, hingga akhirnya menjadi bagian dari masyarakat Indonesia.

BAGIAN I. AKAR SEJARAH: DARI HADRAMaut KE NUSANTARA
1. Hadramaut dan Tradisi Perjalanan Para Sayyid
Asal-usul komunitas Hadrami dan tradisi migrasi ke berbagai wilayah dunia.
2. Kedatangan Orang Arab ke Nusantara
Gelombang kedatangan, jalur perdagangan, dan pusat-pusat permukiman.
3. Habaib di Tengah Masyarakat Nusantara
Hubungan sosial, dakwah, perkawinan, dan proses integrasi dengan masyarakat lokal.
4. Jaringan Ulama Hadrami
Masjid, majelis ilmu, pesantren, dan jaringan keulamaan.
5. Dari Pendatang Menjadi Bagian dari Bangsa Indonesia
Proses terbentuknya identitas sosial dan kebangsaan.

BAGIAN II. MEMBANGUN MASYARAKAT: DAKWAH, PENDIDIKAN, DAN EKONOMI
6. Habaib dan Tradisi Keilmuan
Peran ulama keturunan Arab dalam transmisi ilmu-ilmu Islam.
7. Pesantren, Madrasah, dan Majelis Taklim
Pendidikan sebagai sarana pembentukan masyarakat.
8. Masjid sebagai Pusat Pergerakan
Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan komunikasi masyarakat.
9. Perdagangan dan Kemandirian Ekonomi
Peran komunitas Arab dalam perdagangan dan jaringan ekonomi Nusantara.
10. Wakaf dan Filantropi
Tradisi sosial-keagamaan yang membangun masyarakat.

BAGIAN III. MENJELANG KEMERDEKAAN: KESADARAN KEBANGSAAN
11. Politik Kolonial dan Komunitas Arab
Kebijakan pemerintah kolonial terhadap masyarakat Arab.
12. Lahirnya Kesadaran Nasional
Perubahan identitas dari komunitas pendatang menuju bagian dari bangsa Indonesia.
13. Jamiat Kheir dan Pendidikan Modern
Pendidikan, pembaruan pemikiran, dan jaringan intelektual.
14. Al-Irsyad dan Dinamika Pembaruan
Perdebatan internal dan pengaruhnya terhadap perkembangan masyarakat Arab-Indonesia.
15. Persatuan dan Organisasi Masyarakat Arab
Berbagai organisasi dan orientasi pemikiran di kalangan keturunan Arab.

BAGIAN IV. HABAIB DAN GERAKAN KEBANGSAAN
16. Sayyid dan Ulama dalam Pergerakan
Hubungan antara dakwah Islam dan tumbuhnya kesadaran kebangsaan.
17. Hubungan dengan Organisasi Islam
Interaksi dengan NU, Muhammadiyah, Sarekat Islam, dan organisasi lainnya.
18. Fatwa, Dakwah, dan Semangat Melawan Penjajahan
Bagaimana pesan keagamaan membentuk keberanian masyarakat.
19. Habaib dan Kaum Santri
Jaringan ulama, santri, dan masyarakat dalam perjuangan.
20. Dari Nasionalisme Keislaman Menuju Nasionalisme Indonesia
Perkembangan gagasan tentang tanah air dan bangsa.

BAGIAN V. 1945: KETIKA REPUBLIK DIPROKLAMASIKAN
21. Proklamasi dan Sambutan Masyarakat Arab-Indonesia
Bagaimana komunitas Arab merespons lahirnya Republik.
22. Para Habaib di Tengah Pergolakan Revolusi
Keterlibatan ulama dan tokoh masyarakat dalam masa revolusi.
23. Resolusi Jihad dan Gelombang Perlawanan
Konteks keagamaan dan sosial yang melahirkan mobilisasi rakyat.
24. Pertempuran Surabaya
Peran ulama, santri, dan masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan.
25. Keturunan Arab dalam Barisan Perjuangan
Tokoh-tokoh dan jaringan masyarakat Arab yang terlibat dalam revolusi.

BAGIAN VI. DIPLOMASI, POLITIK, DAN INTERNASIONALISASI KEMERDEKAAN
26. Dunia Arab dan Kemerdekaan Indonesia
Respons negara dan masyarakat Arab terhadap perjuangan Indonesia.
27. Mesir: Negara Arab Pertama yang Mengakui Indonesia
Diplomasi dan dukungan Mesir terhadap Republik Indonesia.
28. Palestina dan Solidaritas terhadap Indonesia
Hubungan perjuangan Palestina dengan perjuangan Indonesia.
29. Hadramaut dan Dunia Arab
Jaringan keluarga, ulama, perdagangan, dan politik yang menghubungkan Indonesia dengan Timur Tengah.
30. Diplomasi Masyarakat Arab-Indonesia
Peran jaringan sosial dan keagamaan dalam memperkenalkan perjuangan Indonesia ke dunia Islam.

BAGIAN VII. TOKOH-TOKOH HABAIB DAN KETURUNAN ARAB
Bagian ini dapat dibuat sebagai profil tokoh, sehingga lebih populer dan mudah dibaca.
31. Habib Ali Kwitang
Dakwah, pendidikan, dan pengaruh sosial-keagamaan.
32. Habib Salim bin Jindan
Ulama, ahli hadis, dan jaringan keilmuan.
33. Habib Idrus bin Salim Aljufri
Perjuangan pendidikan melalui Alkhairaat di Indonesia Timur.
34. Sayyid Ahmad Surkati
Pendidikan dan pembaruan pemikiran Islam.
35. A.R. Baswedan
Nasionalisme, diplomasi, dan perjuangan politik.
36. Abdurrahman Baswedan dan Sumpah Pemuda Keturunan Arab
Makna Sumpah Pemuda Keturunan Arab 1934.
37. Tokoh-Tokoh Arab-Indonesia Lainnya
Profil singkat tokoh yang berperan dalam bidang pendidikan, politik, jurnalistik, ekonomi, dan perjuangan.

BAGIAN VIII. SUMPAH PEMUDA KETURUNAN ARAB 1934
38. Mengapa Sumpah Pemuda Keturunan Arab Diperlukan?
Konteks sejarah dan persoalan identitas.
39. “Indonesia adalah Tanah Air Kami”
Makna politik dan kebangsaan dari deklarasi tersebut.
40. Peran A.R. Baswedan
Gagasan persatuan dan nasionalisme Indonesia.
41. Integrasi Keturunan Arab dalam Bangsa Indonesia
Dari identitas komunitas menuju identitas kebangsaan.
BAGIAN IX
SETELAH MERDEKA: DARI PERJUANGAN MENUJU PENGABDIAN
42. Keturunan Arab dalam Pemerintahan Republik
Peran dalam birokrasi dan pemerintahan.
43. Habaib dalam Pendidikan Nasional
Pesantren, madrasah, perguruan tinggi, dan pendidikan Islam.
44. Peran dalam Dakwah dan Organisasi Islam
Perkembangan peran keagamaan setelah kemerdekaan.
45. Ekonomi dan Kewirausahaan
Kontribusi dalam perdagangan dan pembangunan ekonomi.
46. Seni, Sastra, Jurnalistik, dan Kebudayaan
Kontribusi terhadap perkembangan kebudayaan Indonesia.
BAGIAN X
MEMBACA ULANG SEJARAH
47. Apakah Habaib dan Keturunan Arab “Pendatang”?
Membahas identitas, proses integrasi, dan konsep kewargaan.
48. Antara Identitas Arab dan Identitas Indonesia
Dinamika identitas yang berkembang sepanjang sejarah.
49. Nasionalisme yang Tumbuh dari Tanah Air
Mengapa banyak keturunan Arab akhirnya menjadikan Indonesia sebagai tanah air.
50. Menghindari Narasi Sejarah yang Eksklusif
Menempatkan kontribusi komunitas Arab dalam sejarah perjuangan bangsa tanpa mengabaikan kontribusi kelompok lain.
51. Habaib, Keturunan Arab, dan Indonesia Masa Kini
Warisan sejarah dan relevansinya bagi generasi sekarang.
EPILOG
Tanah Air yang Dipilih dan Diperjuangkan
Kemerdekaan Indonesia bukanlah hasil perjuangan satu kelompok. Ia merupakan hasil pertemuan berbagai unsur bangsa: ulama, santri, pemuda, kaum nasionalis, masyarakat adat, pedagang, buruh, perempuan, dan berbagai komunitas yang hidup di Nusantara.
Dalam sejarah panjang tersebut, Habaib dan keturunan Arab merupakan salah satu bagian dari mozaik perjuangan Indonesia.
Dari Hadramaut mereka datang.
Di Nusantara mereka menetap.
Di tengah masyarakat mereka berdakwah dan membangun pendidikan.
Dalam perjuangan mereka mengambil bagian.
Dan ketika Republik berdiri, mereka ikut menjadi bagian dari bangsa Indonesia.
LAMPIRAN
A. Timeline Habaib dan Keturunan Arab di Indonesia
B. Silsilah dan jaringan ulama Hadrami
C. Organisasi masyarakat Arab-Indonesia
D. Tokoh dan kontribusinya
E. Dokumen Sumpah Pemuda Keturunan Arab 1934
F. Foto dan arsip sejarah
G. Daftar istilah
H. Daftar pustaka
I. Indeks nama dan tempat
Konsep visual buku
Ukuran: 14 × 21 cm (portrait)
Gaya: ilmiah populer–historis
Warna: hijau tua, merah marun, krem, dan emas
Elemen visual: peta jalur Hadramaut–Nusantara, foto arsip, manuskrip, masjid tua, pelabuhan, dan dokumentasi tokoh.
Untuk menjaga bobot ilmiahnya, setiap bab idealnya dibuka dengan kisah atau adegan sejarah, kemudian masuk ke fakta, tokoh, analisis, dan ditutup dengan “Catatan Sejarah” berisi sumber primer/sekunder. Dengan pola ini, buku tidak terasa seperti buku akademik yang kaku, tetapi tetap dapat dipertanggungjawabkan secara historis.

Sabtu, 25 Juli 2026

koreksi biografi

Alhamdulillah, Penulisan *Biografi H. Mukhayyar,* Sudah Selesai 

*Revisi* dari koreksian yg sudah masuk:

1. Sub judul yg melompat jauh, sudah *diposisikan* sebagaimana mestinya
2. Sub-sub judul yg isinya sama, sudah *digabung* 
3. Ayat, Hadits atau qaul ulama yg berulang, sudah *dikurangi*
4. Penambahan *biografi singkat* anak-anak Haji Mukhayyar sudah selesai
5. Kata Pengantar tidak pakai bodynote, *sudah dihapus*
6. Bab lain tetap pakai footnote
7. Sesuai saran pengoreksi da penambahan: *Prolog* dan *Epilog*
8. Ada penambahan sub judul *Mengembangkan Tanah*
9. Foto *H. Abdul Karim* dan *Hj. Maesaroh* belum ada
10. *Halaman akhir* akan ditambahkan beberapa foto lama atau foto halal bi halal, *masih dicari*. 

Kamis, 02 Juli 2026

Keuangan Cholil Nafis

 TATA KELOLA KEUANGAN PESANTREN

Selasa, 09 Juni 2026

269 Doa Para Nabi

ENSIKLOPEDIA DOA PARA NABI
Doa-doa Mustajab dalam Al-Qur'an dan Sunnah
Penyusun:
H. Abdul Haris Qodir, S.Mn., M.Pd.


DAFTAR ISI
Pengantar
Pengantar Penulis
Pendahuluan

Bagian I. Hakikat Doa dalam Islam
a. Pengertian Doa
b. Kedudukan Doa dalam Islam
c. Adab Berdoa
d. Waktu-waktu Mustajab Berdoa

Bagian II. Doa-doa Para Nabi
Bab 1. Doa Nabi Adam AS
a. Biografi Singkat Nabi Adam AS
b. Teks Doa Arab
c. Terjemahan
d. Asbab dan Latar Belakang Doa
e. Tafsir dan Penjelasan Ulama
f. Hikmah dan Pelajaran
g. Amalan Praktis

Bab 2. Doa Nabi Idris AS
a. Biografi Singkat Nabi Idris AS
b. Teks Doa Arab
c. Terjemahan
d. Asbab dan Latar Belakang Doa
e. Tafsir dan Penjelasan Ulama
f. Hikmah dan Pelajaran
g. Amalan Praktis

Bab 3. Doa Nabi Nuh AS
a. Biografi Singkat Nabi Nuh AS
b. Teks Doa Arab
c. Terjemahan
d. Asbab dan Latar Belakang Doa
e. Tafsir dan Penjelasan Ulama
f. Hikmah dan Pelajaran
g. Amalan Praktis

Bab 4. Doa Nabi Hud AS
a. Biografi Singkat Nabi Hud AS
b. Teks Doa Arab
c. Terjemahan
d. Asbab dan Latar Belakang Doa
e. Tafsir dan Penjelasan Ulama
f. Hikmah dan Pelajaran
g. Amalan Praktis

Bab 5. Doa Nabi Shalih AS
a. Biografi Singkat Nabi Shalih AS
b. Teks Doa 
c. Terjemahan
d. Asbab dan Latar Belakang Doa
e. Tafsir dan Penjelasan Ulama
f. Hikmah dan Pelajaran
g. Amalan Praktis

Bab 6. Doa Nabi Ibrahim AS
a. Biografi Singkat Nabi Ibrahim AS
b. Teks Doa 
c. Terjemahan
d. Asbab dan Latar Belakang Doa
e. Tafsir dan Penjelasan Ulama
f. Hikmah dan Pelajaran
g. Amalan Praktis

Bab 7. Doa Nabi Luth AS
a. Biografi Singkat Nabi Luth AS
b. Teks Doa 
c. Terjemahan
d. Asbab dan Latar Belakang Doa
e. Tafsir dan Penjelasan Ulama
f. Hikmah dan Pelajaran
g. Amalan Praktis

Bab 8. Doa Nabi Ismail AS
a. Biografi Singkat Nabi Ismail AS
b. Teks Doa 
c. Terjemahan
d. Asbab dan Latar Belakang Doa
e. Tafsir dan Penjelasan Ulama
f. Hikmah dan Pelajaran
g. Amalan Praktis

Bab 9. Doa Nabi Ishaq AS
Bab 10. Doa Nabi Ya'qub AS
Bab 11. Doa Nabi Yusuf AS
Bab 12. Doa Nabi Ayyub AS
Bab 13
Doa Nabi Syu'aib AS
Bab 14
Doa Nabi Musa AS
Bab 15
Doa Nabi Harun AS
Bab 16
Doa Nabi Dawud AS
Bab 17
Doa Nabi Sulaiman AS
Bab 18
Doa Nabi Ilyas AS
Bab 19
Doa Nabi Ilyasa' AS
Bab 20
Doa Nabi Yunus AS
Bab 21
Doa Nabi Zakaria AS
Bab 22
Doa Nabi Yahya AS
Bab 23
Doa Nabi Isa AS
Bab 24..Doa Nabi Muhammad ﷺ

Bagian III. Tema-tema Doa Para Nabi
Doa Taubat
Doa Memohon Ampunan
Doa Memohon Keturunan Saleh
Doa Menghadapi Musibah
Doa Memohon Kesabaran
Doa Memohon Ilmu
Doa Memohon Rezeki
Doa Syukur
Doa Dakwah
Doa Menjelang Wafat
FORMAT SETIAP BAB

BAB 6
DOA NABI IBRAHIM AS
A. Biografi Singkat Nabi Ibrahim AS
B. Teks Doa
Arab
رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا...
Transliterasi
Terjemahan
C. Asbab dan Latar Belakang Doa
D. Tafsir dan Penjelasan Ulama
E. Hikmah dan Pelajaran
F. Amalan Praktis
G. Referensi

PENUTUP
Kesimpulan
Pelajaran Universal dari Doa Para Nabi
Bibliografi
Indeks Ayat
Indeks Hadis
Indeks Nama Nabi
Tentang Penulis

SAMPUL DEPAN
Bagian Atas
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Judul Utama (Huruf Besar)
ENSIKLOPEDIA
DOA PARA NABI
Subjudul
Doa-doa Mustajab dalam Al-Qur'an dan Sunnah
Visual Utama
Al-Qur'an terbuka memancarkan cahaya.
Latar langit malam penuh bintang.
Jejak perjalanan kenabian dari Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad ﷺ.
Ornamen geometris Islam pada bingkai.
Bagian Bawah
Nama Penulis
Logo Penerbit
PUNGGUNG BUKU (SPINE)
Bagian Atas
Logo Penerbit
Tengah
ENSIKLOPEDIA DOA PARA NABI
Bawah
Nama Penulis
SAMPUL BELAKANG
Kutipan
"Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu."
(QS. Ghafir: 60)
Sinopsis
Buku ini menghadirkan kumpulan doa para nabi yang diabadikan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad ﷺ. Setiap doa disajikan lengkap dengan teks Arab, transliterasi, terjemahan, latar belakang sejarah, tafsir ringkas, serta hikmah dan pelajaran yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui doa-doa para nabi, pembaca diajak memahami bagaimana para utusan Allah menghadapi ujian, memohon ampunan, mencari pertolongan, mengungkapkan rasa syukur, serta membangun harapan kepada Allah SWT.
Keunggulan Buku
✓ Lengkap dari Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad ﷺ
✓ Teks Arab berharakat
✓ Terjemahan dan transliterasi
✓ Tafsir dan penjelasan ulama
✓ Hikmah dan aplikasi praktis
✓ Referensi Al-Qur'an dan Hadis
Barcode ISBN
HALAMAN JUDUL DALAM
ENSIKLOPEDIA DOA PARA NABI
Doa-doa Mustajab dalam Al-Qur'an dan Sunnah
Disusun oleh
Nama Penulis
Nama Penerbit
Kota Penerbit
Tahun Terbit
HALAMAN HAK CIPTA
Judul Buku
Penulis
Editor
Tata Letak
Desain Sampul
Penerbit
ISBN
Cetakan Pertama



Kamis, 26 Februari 2026

Tugas STI2B+

Tugas MK Pesantren dan Wakaf 2
Kelas SAK2B, RPL2B, STI2B

1.  Wakaf dalam Hukum Islam,

2.  Wakaf dalam Perundang-undangan
a. Raihan
b. Risky Muliadi 

3.  Wakaf dalam Perundang-undangan (Lanjutan)
a. Kayla Aulia Azizah
b. Gita Rahmadani

4.  Sejarah Wakaf di Beberapa Negara
a. Fatmah Az Zahra
b. Suci Mutia Ramadani

5.  Kasus-kasus Wakaf
a. Damar Arliyansyah
b. Panji Nur Rhofiq

6.  Yayasan sebagai Badan Hukum Pondok Pesantren
a. Naura Rafa Nafilia
b. Nayshandra Cinta Seto

7.  Pengajuan Badan Hukum dan Usaha
a. Laelatush Shofiyah
b. Dini Azizah 
c. Rahmah Rahmadhani

8.  Ujian Tengah Semester (UTS)

9.  Organisasi Penyelenggara dan Pengelola Pondok Pesantren
a. Muhamad Pandu Wibawa
b. Muhamad Zaki

10.  TMI sebagai program inti Pendidikan dan Pengasuhan Pesantren dan Kurikulum terintegrasi
a. Djody Aditya Pangestu
b. Sriwihastomo Arief Maulana

11.  Standar Nilai Kepesantrenan Darunnajah Pusat dan Cabang
a. Mhd Rafli Sahputra
b. Asrul Halimuddin

12.  Membuka Pondok Pesantren Cabang Baru
a. Aulia Syfa Rahma
b. Syifa Qurrotul Aen
c. Sakha Nahdah

13.  Pembinaan Alumni dan Hubungan Masyrakat
a. Zaskia Putri Mutiara
b. Risa Isriyah

14.  Mengenal Berbagai Model dan Komunitas Pesantren di Indonesia
a. Ratih Safitri Tomagola
b. Gemintang Sandika Fatali

15.  Meneladani Pejuang Darunnajah
a. Muhammad Ahsin Almubarok
b. Adyathama Ronaldo

Ujian Akhir Semester (UAS)

Sabtu, 01 Maret 2025

RPL2B Tugas

RPL2B
*Kedarunnajahan 2*
*Semester 2*
Selasa
15.00-16.4l30

Pertemuan 1: *Wakaf dalam Hukum Islam:*
(Wakif, Mauquf, Mauquf ‘Alaih, Sighat, Nazir, Sifat Harta Wakaf, dan Tujuan Wakaf)


Pertemuan 2: *Wakaf dalam Perundang-undangan:*
(Definisi wakaf, Tujuan dan Fungsi Wakaf, Unsur Wakaf, Wakif, Nazir,  Harta Benda Wakaf, Ikrar Wakaf, dan Peruntukan Harta Benda Wakaf)
1. Muhammad Wafiq Hauzan
2.

Pertemuan 3: *Wakaf dalam Perundang-undangan (Lanjutan):*
(Wakaf dengan Wasiat, Wakaf Benda Bergerak Berupa Uang, Pendaftaran Harta Benda Wakaf, Perubahan Status Harta Bebda Wakaf, Pengelolaan dan Pengembangan Harta Benda Wakaf, dan Tata Cara Pembuatan Akta Ikrar Wakaf (AIW))
1. 
2. Azka maulidi

Pertemuan 4: *Sejarah Wakaf di Beberapa Negara:* 
(Sejarah Singkat, Indonesia, Mesir, Turki, Arab Saudi, Malaysia, Qatar, dan Uni Emirat Arab)
1. Ateng Sulaiman
2. 

Pertemuan 5: *Kasus-kasus Wakaf:* 
(Wakaf tidak terdaftar, Perselisihan Status Harta Wakaf, Penyalahgunaan Harta Wakaf, Wakaf ditarik Kembali, Wakaf Dimanfaatkan untuk Hal Lain, Wakaf Terbengkalai, Wakaf Ganda (Tumpang Tindih Hak Kepemilikan), Wakaf Dijadikan Jaminan Utang, Wakaf Tidak Produktif, Konflik antara Ahli Waris dan Nazir, dan Perubahan Status Wakaf Tanpa Izin)
1. 
2. 

Pertemuan 6: *Yayasan sebagai Badan Hukum Pondok Pesantren*
(UU No 16 tahun 2001 tentang Yayasan, UU No 28 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan, Akte Notaris, SK Kemenkumham, AD dan PRT Yayasan)
1. 

Pertemuan 7:*Pengajuan Badan Hukum dan Usaha:*
(Yayasan, Surat Izin Usaha  Perdagangan (SIUP), Nomor Induk Berusaha (NIB), HAKI)
1. 

Pertemuan 8: *UTS*



*Pertemuan 9:* 
1. 
2.

*Pertemuan 10:* 
1.
2.

*Pertemuan 11:* 
1.
2.

*Pertemuan 12:* 
1.
2.

*Pertemuan 13:*  
1.
2.

*Pertemuan 14:* 
1.
2.

*Pertemuan 15:* 
1.
2

*Pertemuan 16:* UAS

Minggu, 02 Februari 2025

Wongso Leksono 1

Wongso Leksono:

1. Siti, 
    K. Anwar, Nur, 
    > Kyai Barmawi

2. Fatimah + H. Jabbar (Margosono)
    > Singo (Bonanom), Rubini (Gondorio), Ismail (Sebaran), Khumaeroh (Gondorio) Ibu Supandi, Mukhtar (Bakalan), Ahmad Thoyyib (Bakalan), Lathifah (Gondorio)
    > Maulani Ngari,

3. Wiro (Gondorio) + ...
    Ilyas (Sabrang), Saminah (Jetis), Marmi (Gondorio), Marsin (Gondorio), Sujono (Gondorio), Kromo Wadin (Gondorio)
    > Mursini, Busro, Surani

4. .... .
    mBah Monadi + ...
    > Sulaeman, Sukaeni, Ruminah

   Monadi + Suratmi 
   > Sepi, Semi, Meno

   Atmorejo + Suratmi 
   > Suatmi (Karanganyar), Kadir (Gondorio), Jahenah (Gondorio)

Atmorejo + Sulimah
> Syamsi (Karanganyar), Kusnan (Karanganyar)

   Atmorejo + .... (mBok Darno)
   > Darno (Karanganyar), Waris (Karanganyar), Jono (Karanganyar), Jahemah (Karanganyar), Nyarintun (Branti)