Abdul Haris Qodir
Silaturrahim melalui dunia maya
Jumat, 31 Juli 2026
289 Judul Buku
Kamis, 02 Juli 2026
Keuangan Cholil Nafis
TATA KELOLA KEUANGAN PESANTREN
Membangun Kemandirian Ekonomi dan Keberlanjutan Lembaga Pendidikan Islam
Kata Pengantar
Prakata Penulis
Pendahuluan
- Mengapa pesantren harus mandiri
- Tantangan pesantren abad ke-21
- Ekonomi sebagai penyangga dakwah
BAB I
Pesantren dan Tantangan Kemandirian Ekonomi
1.1 Pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia
1.2 Peran pesantren dalam pembangunan bangsa
1.3 Tantangan pembiayaan pesantren modern
1.4 Mengapa ekonomi menjadi isu strategis
1.5 Membangun paradigma baru
BAB II
Filosofi Harta dalam Islam
2.1 Islam dan kekayaan
2.2 Kaya bukan lawan zuhud
2.3 Harta sebagai amanah
2.4 Kekayaan untuk dakwah
2.5 Rasulullah dan para sahabat sebagai entrepreneur
2.6 Mengubah mindset kemiskinan
BAB III
Kepemimpinan Kiai dan Kemandirian Pesantren
3.1 Kiai sebagai ulama
3.2 Kiai sebagai manajer
3.3 Kiai sebagai entrepreneur
3.4 Kepemimpinan visioner
3.5 Regenerasi kepemimpinan
BAB IV
Potensi Ekonomi Pesantren
4.1 Wakaf produktif
4.2 Pertanian
4.3 Peternakan
4.4 Perkebunan
4.5 Perdagangan
4.6 Industri pesantren
4.7 Koperasi
4.8 Unit bisnis
4.9 Digital economy
4.10 Alumni sebagai kekuatan ekonomi
BAB V
Tata Kelola Keuangan Pesantren
5.1 Prinsip good governance
5.2 Perencanaan keuangan
5.3 RKAP
5.4 Sistem akuntansi
5.5 SOP keuangan
5.6 Pengendalian internal
5.7 Transparansi
5.8 Audit
5.9 Manajemen risiko
5.10 Digitalisasi keuangan
BAB VI
Strategi Pengembangan Ekonomi Pesantren
6.1 Diversifikasi usaha
6.2 Holding bisnis pesantren
6.3 Supply chain pesantren
6.4 Branding
6.5 Marketing digital
6.6 Investasi syariah
6.7 Kemitraan
BAB VII
Membangun Ekosistem Ekonomi Pesantren
7.1 Sinergi antar-pesantren
7.2 Peran alumni
7.3 Peran pemerintah
7.4 Peran dunia usaha
7.5 Peran masyarakat
7.6 Kolaborasi global
BAB VIII
Roadmap Pesantren Mandiri 2045
8.1 Lima pilar pertumbuhan
8.2 Roadmap 10 tahun
8.3 Indikator keberhasilan
8.4 Model pesantren masa depan
8.5 Penutup
Lampiran
- Contoh RKAP Pesantren
- SOP Keuangan
- SOP Wakaf Produktif
- Format Laporan Keuangan
- Contoh Dashboard Keuangan
- Contoh Struktur Holding Pesantren
Selasa, 09 Juni 2026
269 Doa Para Nabi
Kamis, 26 Februari 2026
Tugas STI2B+
Sabtu, 01 Maret 2025
RPL2B Tugas
Minggu, 02 Februari 2025
Wongso Leksono 1
Selasa, 07 Januari 2025
TK5 Pet 1
TK-5 Darunnajah adalah wakaf dari Keluarga Bapak Dr. K.H. Muhammad Ridho Zarkasyi, M.M. dan Ibu Hj. Meitria Cahyani, S.H., M.M. yang berlokasi di Petuk angan Utara.
Ikrar wakaf tanah dan ba ngunan telah dilaksanakan di hadapan Pengurus Pesantren Darunnajah dan Pejabat Pem buat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) Kecamatan Pesanggrahan, pada hari Rabu, 26 Januari 2022.
Pada acara pertemuan yang dilaksanakan di TK Darus salam yang dihadiri guru-guru TK Darussalam Petukangan Utara, TK Darunnajah Pusat, Darunnajah 10, Pengurus Pesantren Darunnajah dan perwakilan tokoh masyarakat Petukangan Utara, wakif menyampaikan bahwa keluarga wakif akan kembali bergabung ke Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo untuk memperkuat Universitas Darussalam yang sedang dikembangkan.
Wakif menyerahkan ke Darunnajah karena percaya dengan Pesantren Darunnajah yang sudah berpengalaman me nyelenggarakan pendidikan pra sekolah.
Dengan demikian, di ba wah Pesantren Darunnajah ada lima unit pendidikan pra seko lah:
1. Toodler, Play group dan TK Islam Darunnajah Pusat, di
Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan
2. PAUD dan Raudlatul Athfal Darunnajah 2 di Cipinin, Cigudeg, Bogor
3. PAUD dan Raudlatul Athfal Darunnajah 10 di Pesanggrah an
4. TK Islam Modern Darunnajah 14 di Sindangheula, Pabuaran Serang
5. TK-5 Islam Darunnajah di Petukangan Utara, Pesang grahan.
--
Pendidikan seni tari anak usia dini di TK Islam 5 Darunnajah adalah suatu kegiatan dalam proses mendidik anak agar mampu mengontrol dan menginterpretasikan gerak tubuh, memanipulasi benda-benda dan menumbuhkan harmoni antara tubuh dan pikiran. Pendidikan tari anak usia dini menekankan pada gerak, ketidakharmonisan gerak, mengontrol gerak baik motorik kasar maupun motorik halus yang dapat mengembangkan kecerdasan anak. Beberapa tarian yang diajarkan di TK Islam 5 Darunnajah ada tarian dari Papua Yamko Rambe Yamko, Tari Saman dari Sumatera dan Tari Wonderland serta Tari Ondel-Ondel dari Betawi dengan durasi latihan menari 30 sampai 45 menit yang dipandu oleh Ibu Inda dan Ibu Irma sebagai pelatihnya. Ekskul menari dilaksanakan setiap minggu di hari rabu. Peserta Ekskul menari beberapa kali mengikuti lomba menari yang diadakan oleh Lembaga Madrasah Ibtidaiyah di lingkungan sekitar sekolah. TK Islam 5 Darunnajah pernah meraih juara harapan dua pada Porseni yang diadakan oleh Organisasi IGTK se-Jakarta Selatan di Ancol. Kegiatan ekstrakurikuler menari merupakan salah satu program tambahan untuk meningkatan bakat dan minat siswa. Selain itu ada beberapa ekskul yang diselenggarakan di antaranya ekskul Tahfidz dan Futsal yang bisa dipilih oleh siswa/siswi. Ekskul menari di TK Islam 5 Darunnajah ini di selenggarakan setiap hari Kamis bersama salah satu guru TK Islam 5 Darunnajah. Tahun ini peserta yang mengikuti ekstrakurikuler menari sebanyak 11 siswa putri yang sangat energik dan berbakat. Pada acara-acara besar di TK Islam 5 Darunnajah ekstrakurikuler menari ini dapat menampilkan tarian mereka. Seperti pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW, anak-anak yang mengikuti ekstrakurikuler menari menampilkan tarian Islami. Anak-anak menampilkan tarian mereka dengan riang gembira dan juga kompak. Di acara Akhirussanah dan Pentas Seni di TK Islam 5 Darunnajah, ekskul menari juga berkesempatan untuk tampil dengan menampilkan tarian Ondel-Ondel khas Betawi. Mereka menggunakan aksesoris/ kostum Betawi. Penonton atau para orang tua wali murid terlihat sangat antusias menyaksikan penampilan dari ekstrakurikuler menari ini, tidak tertinggal untuk mengabadikan momen anak-anak mereka yang sudah berani tampil menari. Adanya ekstrakurikuler menari ini, dapat menumbuhkan minat dan rasa percaya diri anak, serta dapat mengembangkan beberapa aspek perkembangan anak. Selain itu, dapat mengenalkan sejak dini mengenai tari-tarian serta lagu-lagu tradisional dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.
21. DARUNNAJAH 20, SERANG