Rabu, 21 Mei 2014

Syekh Sya'ban Pulang

Intermeso 67: Syekh Sya'ban Pulang

40 hari Syekh Sya'ban Abdul Hamid Al Ma'ali berada di Pesantren Darunnajah.  

Kegiatan Syekh sehari-hari adalah tasji'ul lughah di Darunnajah Pusat dan Cabang-cabang, baik berbicara di depan umum, mengajar di kelas, atau bercakap-cakap dengan ustadz atau santri.

Syekh Sya'ban tinggal di guest hous Dewan Nazir, itu kesempatan baik bagi kami untuk sekedar saling bertegur sapa, "Assalamu'alaikum!, kaifa halukum!?", biasanya Syekh terus pergi, atau duduk di teras. 

Kalau lagi sepi, terkadang Syekh datang, buka pintu kantor yayasan, seraya menyapa, "Assalamu'alaikum!, kaifa halukum!". terus pergi, atau duduk di teras.

Kalau Syekh lagi duduk di teras, kami datang, sekedar menyapa, menawarkan kopi, atau lainnya. Syekh juga menawarka roti yg sedang disantap.

Keistimewaan syekh, dia tidak mau dikasi sesuatu dari seseorang, tetapi dia mau kalau sesuatu itu dari Darunnajah, meskipun masih di-tahkiq juga, "Hadza lana?!", dan masih diulang lagi, "Hadza lana?".

Syekh terbang Senin jam 01.45. Kemarin pagi,  upacara Sabtu, Syekh Sya'ban permisi untuk pulang. Pagi itu memang istimewa, hanya yang bernama Sya'ban yg ditakdirkan berbicara di atas podium. Ust Hasyim Sya'ban, kepala MA Darunnajah yg melepas kepergiannya dan Syekh Sya'ban yg dilepas.


“Selamat jalan, Syekh.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar