Kamis, 09 Juli 2015

228: Rahasia Peci Hitam

Rahasia Peci Hitam
Intermeso 228

Tahun 1998 saya menunaikan ibadah haji bersama teman saya.

Rombongan haji dari Indonesia pada awal kedatangan umumnya berseragam batik dan yang laki-laki memakai peci hitam, peci nasional.

Baru beberapa hari kemudian para jamaah banyak yang memakai peci putih. Saya juga memakai peci putih. Berbeda dengan teman saya yang satu ini, ia selalu memakai peci hitam.

Ia juga membeli sorban, iqal, dan peci putih, tetapi yang dipakai tetap saja peci hitam. Hanya ketika menjelang pulang, ia memakai peci putih.

Sebenarnya saya sudah lama penasaran, hanya ketika mau pulang, saya sempatkan bertanya, "Kenapa selalu memakai peci hitam?"

Ternyata itu pesan mertuanya, agar selalu memakai peci hitam.

Mertuanya menunaikan ibadah haji pada tahun 1979, waktu itu  Masjid Haram dikuasai pemberontak, di tempat-tempat yang tinggi dan menara masjid ditempatkan para penembak jitu.

Orang-orang yang bersorban atau memakai peci putih ditembaki, tetapi yang pakai peci hitam tidak.

Itulah pengalaman mertua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar