Senin, 05 Agustus 2013

Intermeso 39: Sekolah Bawa Sabun

Intermeso 39: Sekolah Bawa Sabun
   

Tahun 1979 pembangunan Gedung Fatahillah III sudah selesai, tapi belum digunakan untuk belajar. Bangunan ini merupakan salah satu unit gedung sekolah dari tiga unit yang dibangun Gubernur Ali Sadikin.
            Gedung sekolah bertegel warna kuning merupakan bangunan termewah untuk ukuran Ulujami. Di depan murid-murid SD, Ust Mahrus sering mengatakan, "Ini sekolah kota, supaya anak-anak memakai sepatu!".
            "Desa" Ulujami yang sejak tahun 1976 menjadi "Kelurahan" ini, tentu banyak dituntut untuk berubah.
    Pengarahan kepala sekolah saat upacara bendera, masih berkisar tentang berpakaian yang rapi, sekolah harus pakai sepatu. Sebelum sekolah harus mandi, harus makan pagi. 
            Guru di kelas juga sering menanyakan, "Anak-anak sudah mandi?", sebagian menjawab, "Sudah!?". Tetapi sebagian yang lain diam tidak menjawab.
            Besuknya, Pak Guru bertanya lagi, "Anak-anak sudah mandi!?". Rupanya ada juga anak yang kesel, karena sering ditanya tentang mandi, atau merasa tidak dipercaya akan jawaban yang disampaikan. Salah seorang murid ada yang menjawab, "Sudah, Pak guru!, saya sudah mandi!, ini sabunnya saya bawa!", sambil menunjukkan sabun mandi di tangannya. Memang siapa yang berani menjamin, kalau bawa sabun itu berarti sudah mandi.
            Demikian guru-guru SD Darunnajah membina anak didik, dari pakai sepatu, berpakaian yang rapi, sampai keharusan mandi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar