Senin, 05 Agustus 2013

Intermeso 40: Darunnajah Menjadi Idola

Intermeso 40: Darunnajah Menjadi Idola

            Sebelum tahun 1976, desa Ulujami  masuk wilayah Kecamatan Cileduk Kabupaten Tangerang.
            Sejak awal berdiri, Pramuka Darunnajah sudah aktif mengikuti kegiatan di Kwarcab Tangerang. Acara api unggun merupakan kegiatan menarik yang ditonton pula masyarakat umum di Tangerang. Pada saat itu Pramuka Darunnajah menampilkan kebolehannya. Penampilan itu cukup memukau para penonton, sehingga membentuk image bahwa Darunnajah adalah pesantren yang besar dan hebat.
           
Sejak saat itu, murid-murid kelas VI SD di Tangerang kalau ditanya, "Akan melanjutkan sekolah ke mana?" Mayoritas menjawab, "Darunnajah!".
            `Tahun 1976 Ulujami masuk Wilayah DKI Jakarta, di wilayah Kecamatan Kebayoran Lama.
            Adalah seorang tamatan salah satu SD di Tangerang, sesuai yang diidolakan, tahun 1977 masuk Pesantren Darunnajah. Saat itu kampus Darunnajah masih dipenuhi pohon jeungjing (
falcataria). Tidak seperti yang ia bayangkan pada saat menonton api unggun di kabupatennya. 
            Gedung-gedung yang sudah ada: Masjid Lama, Asrama A, B,  dan gedung sekolah Fatahillah-1.
            Itu saja sudah bagus, gedung sekolah tengah dibangun Pemda DKI Jakarta, dan Jalan Darunnajah Raya (sekarang Jalan Ulujami Raya), sudah diaspal.
            Publikasi yang baik, akan membangun image yang baik pula.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar