Jumat, 22 Agustus 2014

Supesvisor Pakai Sarung

Intermeso 77: Supesvisor Pakai Sarung


Sampai tahun 2012, Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang telah berjumlah 14. Yang demikian adalah berkah dari kepercayaan masyarakat, yang tentu tidak lepas dari kesungguhan para pendiri, keseriusan para penyelenggara, dan semangat para pengelola serta para pelaksana.

Untuk menjalin silaturrahim dan koordinasi antara pesantren-pesantren pusat dan cabang, sering diadakan kegiatan bersama dan berganti-ganti lokasi di pusat dan cabang, seperti: rapat yayasan, rapat Panitia Penerimaan Santri Baru (PPSB), dan pelatihan-pelatihan lainnya. Juga kegiatan yang bersifat kebersamaan, seperti halal bi halal dan tour keluarga diadakan bersama-sama.  
   
Untuk mengendalikan pengelolaan pesantren pusat dan cabang, Darunnajah sudah memiliki Standar Operasional Pelaksanaan (SOP), tertulis. Sedangkan untuk memantau kegiatan dan kendali mutu, secara berkala diadakan kunjungan, monitoring, supervisi, dari pusat ke cabang-cabang, baik secara mendadak atau melalui pemberitahuan sebelumnya. 
   
Berikut cerita teman saya sebagai pendamping supervisor. Waktu itu tahun 2002, ada supervisi ke salah satau pesantren cabang.
   
Singkat cerita, tim supervisi sampai di lokasi, pendampingnya buru-buru turun karena ada keperluan, sopirnya juga sudah turun dari mobil.
   
Ada yang lupa, tadi supervisornya di mana atau ke mana? Dari tadi memang tidak kelihatan.
   
Supervisor dicari kemana-mana tidak ketemu. Coba cari di mobil, ternyata masih ada di mobil dan tidak berani keluar mobil. Kenapa?
   
Ternyata celananya sobek, mungkin karena jalan menuju pesantren saat itu lagi rusak parah. Maka pendamping berinisiatif meminjam sarung kepada salah seorang ustadz dan Sang Supervisor ke mana-mana memakai sarung. 
   
Memang tradisi (sunnah) yang baik di pesantren ini, menghadap pimpinan harus memakai sarung, dan supervisor telah memberi contoh yang terbaik, bukan hanya menghadap pimpinan, tetapi keliling ke mana-mana juga memakai sarung.
     
Cuma saya mau nanya Pak Supervisor, "Apa sarungnya sudah dikembalikan?". Kan sudah 10 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar