Intermeso 77: Supesvisor Pakai Sarung
Sampai tahun 2012, Pesantren Darunnajah Pusat dan
Cabang telah berjumlah 14. Yang demikian adalah berkah dari kepercayaan
masyarakat, yang tentu tidak lepas dari kesungguhan para pendiri, keseriusan
para penyelenggara, dan semangat para pengelola serta para pelaksana.
Untuk menjalin silaturrahim dan koordinasi antara
pesantren-pesantren pusat dan cabang, sering diadakan kegiatan bersama dan berganti-ganti
lokasi di pusat dan cabang, seperti: rapat yayasan, rapat Panitia Penerimaan
Santri Baru (PPSB), dan pelatihan-pelatihan lainnya. Juga kegiatan yang
bersifat kebersamaan, seperti halal bi halal dan tour keluarga diadakan bersama-sama.
Untuk mengendalikan pengelolaan pesantren pusat
dan cabang, Darunnajah sudah memiliki Standar Operasional Pelaksanaan (SOP),
tertulis. Sedangkan untuk memantau kegiatan dan kendali mutu, secara berkala
diadakan kunjungan, monitoring, supervisi, dari pusat ke cabang-cabang, baik
secara mendadak atau melalui pemberitahuan sebelumnya.
Berikut cerita teman saya sebagai pendamping
supervisor. Waktu itu tahun 2002,
ada supervisi ke salah satau pesantren cabang.
Singkat cerita, tim supervisi sampai di lokasi,
pendampingnya buru-buru turun karena ada keperluan, sopirnya juga sudah turun
dari mobil.
Ada yang lupa, tadi supervisornya di mana atau ke
mana? Dari tadi memang tidak
kelihatan.
Supervisor dicari kemana-mana tidak ketemu. Coba
cari di mobil, ternyata masih ada di mobil dan tidak berani keluar mobil.
Kenapa?
Ternyata celananya sobek, mungkin karena jalan
menuju pesantren saat itu lagi rusak parah. Maka pendamping berinisiatif
meminjam sarung kepada salah seorang ustadz dan Sang Supervisor ke mana-mana
memakai sarung.
Memang tradisi (sunnah) yang baik di pesantren
ini, menghadap pimpinan harus memakai sarung, dan supervisor telah memberi
contoh yang terbaik, bukan hanya menghadap pimpinan, tetapi keliling ke mana-mana
juga memakai sarung.
Cuma saya mau nanya Pak Supervisor, "Apa
sarungnya sudah dikembalikan?". Kan sudah 10 tahun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar