Minggu, 12 April 2015

204: Solidaritas Alumni SD

Solidaritas Alumni SD
Intermeso 204

Tadi malam selepas sholat Isya', ada dua orang alumni SD Darunnajah datang ke rumah, menjenguk anak saya, katanya sakit.

Anak saya yang bungsu sedang duduk di kelas 2 TMI Darunnajah dan tinggal di asrama Pesantren Darunnajah. Dari mana mereka tahu kalau anak saya itu sakit?.

Tadi pagi sekitar jam 11 di depan Gedung Olah Raga (GOR) ada sembilan ibu-ibu wali santri SD Darunnajah, mereka akan datang ke rumah, menjenguk anak saya, yg mereka dengar, anak saya sakit.

Kembali saya bertanya balik, "Ibu-ibu mendengar dari mana?" Tanya saya.

"Tadi jam 7 saya ketemu anak saya sehat-sehat saja, akan pergi olah raga". Di antara mereka ada juga yg membawa tentengan layaknya orang mem-bezoek orang sakit.

Kebetulan saya dan istri saya sedang di depan GOR, baru saja kami hadir pada acara pelepasan guru-guru dan santri yang akan mengikuti program pertukaran guru/santri ke Inggris.

Kebetulan ibu-ibu yang akan bezoek, mereka kenal baik denga istri saya, mereka ialah jama'ah pengajian wali murid SD di Masjid Pusaka.

Karena saya penasaran, anak saya yang tinggal di asrama itu saya panggil pulang dan saya suruh buka facebook-nya.

Ternyata salah seorang teman SD ada yang menulis status, "tolong al fatihah nya buat sahabatku saat sd yg bernama ... yang sedang koma semoga allah angkat penyakit nya disehatkan kembali dan semoga dapat beraktifitas kembali sbagai mana dulu kala #‎alfatihah‬"

Saya bersyukur, anak saya dalam keadaan sehat wal'afiat dan tidak kurang sesuatu apapun.

Supaya berita ini tidak menyebar ke mana-mana maka anak saya, saya suruh menjawab/coment, "sorry bro...., di Pesantren Darunnajah. ane alhamdulillah masih sehat wal,afiat , lain kali jangan membuat berita yang gak jelas, kasihan tuh temen-temen ane yang dah pada dateng kerumah ane, dan ane sedang ngikutin kegiatan di asrama, mendingan kirim alfatihah agar semuanya sehat dan gak ada yang suka iseng, AMIN

12 Okrober 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar