SEJARAH ISLAM DI KEPULAUAN RIAU
Jejak Kesultanan, Ulama, Perdagangan Maritim, dan Peradaban Melayu
Penulis
H. Abdul Haris Qodir, S.Mn., M.Pd.
- Kata Pengantar
- Prakata Penulis
- Pendahuluan: Mengapa Sejarah Islam Kepulauan Riau Penting?
BAGIAN I — KEPULAUAN RIAU SEBELUM KEDATANGAN ISLAM
Bab 1. Mengenal Geografi dan Sejarah Kepulauan Riau
- Letak geografis dan
karakteristik kepulauan
- Selat Malaka sebagai
jalur perdagangan internasional
- Pulau Bintan,
Karimun, Lingga, dan gugusan pulau sekitarnya
- Hubungan Kepulauan
Riau dengan Sumatra dan Semenanjung Malaya
- Masyarakat pesisir,
pelaut, dan tradisi maritim
- Posisi Kepulauan Riau dalam sejarah Asia Tenggara
Bab 2. Masyarakat Melayu Sebelum Islam
7. 7. Asal-usul dan perkembangan masyarakat Melayu
- Kepercayaan dan
tradisi lokal sebelum Islam
- Pengaruh
Hindu-Buddha di kawasan Melayu
- Hubungan dengan
Sriwijaya dan pusat-pusat perdagangan regional
- Tradisi pelayaran
dan jaringan antarpulau
- Perubahan sosial menjelang kedatangan Islam
BAGIAN II — KEDATANGAN DAN PERKEMBANGAN AWAL ISLAM
Bab 3. Jalur Masuk Islam ke Kepulauan Riau
13 13. Perdagangan sebagai jalur
penyebaran Islam
- Hubungan dengan
pedagang Arab, Persia, India, dan kawasan Nusantara
- Peranan Selat Malaka
dalam penyebaran Islam
- Hubungan dengan
Samudra Pasai dan Malaka
- Peranan pedagang
Muslim dan masyarakat pelabuhan
- Islamisasi melalui
perkawinan dan hubungan sosial
- Bukti sejarah dan keterbatasan sumber tentang Islamisasi awal
Bab 4. Islamisasi Masyarakat Melayu
2020. Perubahan kepercayaan dan praktik
keagamaan
- Peranan ulama dan
mubalig
- Islamisasi melalui
keluarga dan komunitas pesisir
- Masjid dan surau
sebagai pusat pembelajaran
- Perpaduan Islam
dengan adat Melayu
- Pembentukan identitas Melayu-Islam
BAGIAN III — KESULTANAN DAN KEKUASAAN ISLAM
Bab 5. Kesultanan Malaka dan Pengaruhnya terhadap
Kepulauan Riau
2626. Berdirinya Kesultanan Malaka
- Islam sebagai dasar
legitimasi kekuasaan
- Hubungan Malaka
dengan Pulau Bintan dan kawasan sekitarnya
- Perdagangan,
diplomasi, dan penyebaran Islam
- Kejatuhan Malaka
pada 1511
- Perpindahan pusat kekuasaan Melayu setelah 1511
Bab 6. Kesultanan Johor dan Kebangkitan Politik Melayu
32 32. Lahirnya Kesultanan Johor setelah
kejatuhan Malaka
- Dinamika politik
keturunan Kesultanan Malaka
- Hubungan Johor
dengan Bintan dan wilayah Kepulauan Riau
- Persaingan politik
di Selat Malaka
- Hubungan Johor
dengan Portugis dan kekuatan regional
- Johor sebagai pusat
kesinambungan tradisi Melayu-Islam
Bab 7. Kebangkitan Kesultanan Johor-Riau
38. Perubahan pusat kekuasaan Melayu
- Peranan Riau dalam
jaringan politik dan perdagangan
- Hubungan penguasa
Melayu dengan Bugis
- Peranan Daeng Parani
dan tokoh-tokoh Bugis
- Hubungan Yang
Dipertuan Muda dan Yang Dipertuan Besar
- Struktur
pemerintahan dan kehidupan keagamaan
- Perkembangan budaya
Melayu-Islam
Bab 8. Kesultanan Riau-Lingga dan Dinamika Kekuasaan
Bab 8. Kesultanan Riau-Lingga dan Dinamika Kekuasaan
- Latar belakang terbentuknya Kesultanan Riau-Lingga
- Perkembangan pusat kekuasaan di Lingga
- Hubungan sultan dan Yang Dipertuan Muda
- Peranan Pulau Penyengat dalam pemerintahan
- Diplomasi dengan Inggris dan Belanda
- Konflik kepentingan dan perubahan politik
- Penghapusan Kesultanan Riau-Lingga pada 1911
BAGIAN IV — ULAMA, DAKWAH, DAN PENDIDIKAN ISLAM
Bab 9. Pulau Penyengat sebagai Pusat Peradaban Islam Melayu
- Sejarah terbentuknya pusat pemerintahan di Pulau Penyengat
- Masjid Raya Sultan Riau sebagai simbol peradaban Islam
- Kehidupan keagamaan masyarakat Penyengat
- Pulau Penyengat sebagai pusat ilmu pengetahuan
- Tradisi intelektual dan hubungan dengan dunia Islam
- Warisan sejarah Pulau Penyengat pada masa kini
Bab 10. Raja Ali Haji dan Tradisi Intelektual Melayu-Islam
- Riwayat hidup Raja Ali Haji
- Lingkungan intelektual Kesultanan Riau-Lingga
- Gurindam Dua Belas dan pesan moral keislaman
- Bustan al-Katibin dan tradisi ilmu bahasa
- Kitab Pengetahuan Bahasa dan perkembangan bahasa Melayu
- Pemikiran politik, agama, dan etika
- Pengaruh Raja Ali Haji terhadap bahasa Indonesia
Bab 11. Ulama, Guru Agama, dan Jaringan Keilmuan
- Peranan ulama dalam masyarakat Melayu
- Jaringan ulama Kepulauan Riau dengan Makkah dan Madinah
- Hubungan keilmuan dengan Aceh, Sumatra, dan Semenanjung Malaya
- Pengajian Al-Qur'an, fikih, tauhid, dan tasawuf
- Tradisi penulisan kitab dan manuskrip keagamaan
- Peranan keluarga ulama dan elite kerajaan
- Regenerasi ulama dalam masyarakat kepulauan
Bab 12. Masjid, Surau, dan Pendidikan Islam Tradisional
- Masjid sebagai pusat ibadah dan pendidikan
- Surau dan rumah guru sebagai tempat belajar
- Pendidikan Islam di lingkungan kerajaan
- Pengajaran Al-Qur'an dan kitab-kitab klasik
- Tradisi pesantren dan hubungan dengan lembaga pendidikan luar daerah
- Pendidikan perempuan dalam masyarakat Melayu
- Perubahan sistem pendidikan memasuki abad ke-20
BAGIAN V — ISLAM, ADAT, DAN KEBUDAYAAN MELAYU
Bab 13. Hubungan Islam dan Adat Melayu
- Konsep adat dalam masyarakat Melayu
- Islam dalam pembentukan norma sosial
- Ungkapan adat dan nilai-nilai keislaman
- Tradisi perkawinan dan kehidupan keluarga
- Hukum keluarga dan praktik keagamaan
- Perdebatan tentang adat dan syariat
- Identitas Melayu-Islam dalam kehidupan masyarakat
Bab 14. Tradisi Keagamaan dan Warisan Budaya
- Maulid Nabi dan peringatan hari besar Islam
- Tradisi membaca Al-Qur'an dan berzanji
- Seni sastra, syair, gurindam, dan hikayat
- Seni bangunan masjid dan makam
- Tradisi ziarah dan penghormatan terhadap ulama
- Kuliner Melayu dalam kehidupan keagamaan
- Pelestarian tradisi di tengah perubahan zaman
BAGIAN VI — KOLONIALISME DAN PERUBAHAN POLITIK
Bab 15. Kepulauan Riau pada Masa Persaingan Kolonial
- Kedatangan Portugis dan perubahan perdagangan regional
- Persaingan Inggris dan Belanda di dunia Melayu
- Perjanjian Inggris-Belanda tahun 1824
- Pembagian wilayah politik Melayu
- Dampak kolonialisme terhadap Kesultanan Riau-Lingga
- Perubahan jaringan perdagangan dan kehidupan masyarakat Muslim
Bab 16. Penghapusan Kesultanan dan Perjuangan Mempertahankan Identitas
- Situasi politik menjelang 1911
- Penghapusan Kesultanan Riau-Lingga oleh pemerintah kolonial Belanda
- Nasib keluarga kerajaan dan elite Melayu
- Peranan ulama setelah berakhirnya kekuasaan kesultanan
- Perubahan lembaga pendidikan dan kehidupan sosial
- Kesinambungan identitas Islam-Melayu di bawah kolonialisme
BAGIAN VII — ISLAM DI KEPULAUAN RIAU PADA MASA MODERN
Bab 17. Perkembangan Islam pada Masa Pergerakan Nasional
- Kebangkitan kesadaran kebangsaan
- Perkembangan organisasi Islam
- Pendidikan Islam dan pembaruan pemikiran
- Hubungan masyarakat Melayu dengan gerakan nasional Indonesia
- Peranan guru agama dan tokoh masyarakat
- Perubahan kehidupan umat Islam menjelang kemerdekaan
Bab 18. Islam dan Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau
- Kepulauan Riau setelah kemerdekaan Indonesia
- Perkembangan pemerintahan dan masyarakat Muslim
- Perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau
- Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau pada 2002
- Peranan ulama dan organisasi keagamaan
- Perkembangan lembaga pendidikan Islam
- Islam dalam pembangunan daerah
Bab 19. Kehidupan Umat Islam di Kota dan Pulau-Pulau Kepulauan Riau
- Islam di Tanjungpinang dan Pulau Bintan
- Islam di Batam sebagai kota industri dan perdagangan
- Islam di Karimun dan Kundur
- Islam di Lingga dan Singkep
- Islam di Natuna dan Anambas
- Masyarakat pesisir, nelayan, dan kehidupan keagamaan
- Keberagaman masyarakat dan hubungan antarumat beragama
BAGIAN VIII — TANTANGAN DAN MASA DEPAN PERADABAN ISLAM
Bab 20. Pendidikan, Dakwah, dan Lembaga Keagamaan Kontemporer
- Perkembangan madrasah dan pesantren
- Peranan masjid dalam pembinaan masyarakat
- Organisasi Islam dan pelayanan sosial
- Pendidikan Al-Qur'an dan pembinaan generasi muda
- Dakwah melalui media digital
- Pendidikan Islam di kawasan perbatasan
- Tantangan pemerataan pendidikan keagamaan antarpulau
Bab 21. Warisan Sejarah Islam dan Pengembangan Wisata Religi
- Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat
- Kompleks makam raja dan tokoh intelektual Melayu
- Situs sejarah Kesultanan Riau-Lingga
- Manuskrip dan peninggalan intelektual Melayu
- Pelestarian bangunan bersejarah dan situs keagamaan
- Wisata religi sebagai sarana pendidikan sejarah
- Strategi pelestarian warisan Islam untuk generasi mendatang
Bab 22. Islam dan Masa Depan Masyarakat Melayu Kepulauan Riau
- Identitas Islam-Melayu dalam masyarakat modern
- Globalisasi dan perubahan budaya
- Peranan generasi muda dalam pelestarian sejarah
- Pengembangan pendidikan sejarah lokal
- Digitalisasi manuskrip dan dokumentasi sejarah
- Kerja sama kebudayaan Indonesia-Malaysia-Singapura
- Kepulauan Riau sebagai jembatan peradaban Islam Asia Tenggara
BAGIAN AKHIR BUKU
- Epilog: Kepulauan Riau dalam Jejak Panjang Peradaban Islam
- Kronologi Sejarah Islam di Kepulauan Riau
- Biografi Singkat Tokoh-Tokoh Penting
- Glosarium Istilah Sejarah dan Melayu-Islam
- Daftar Situs Sejarah dan Cagar Budaya
- Daftar Peta dan Ilustrasi
- Daftar Pustaka
- Indeks Nama dan Tempat
- Tentang Penulis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar