Intermeso 71: Tidak Punya Golok dan Gergaji
Tahun 2010 Presiden SBY mendorong revitalisasi Gerakan Pramuka. Pramuka
sebagai tempat untuk mencetak generasi muda yang unggul.
Character building dapat dilaksanakan antara lain melalui latihan Pramuka. Banyak hal positif yang diperoleh melalui kegiatan ini.
Pondok Pesantren Darunnajah sejak awal berdirinya sudah menjadikan gerakan Pramuka sebagai pendidikan ekstrakurikuler. Latihan pramuka merupakan kegiatan mingguan yang dilaksanakan sepanjang tahun.
Setiap golongan: Siaga, Penggalang, dan Penegak; sudah terjadwal kegiatan sepanjang tahun, dari kenaikan tingkat sampai perkemahan.
Suatu hari anak-anak santri sedang mempersiapkan perkemahan, mereka mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa, dari kebutuhan individu sampai kebutuhan regunya.
Kami yang tinggal di wilayah asrama putri tentu dapat menyaksikan kesibukan mereka, ada yang memotong bambu dan ada yang mencari perlengkapan lainnya. Ada juga yang datang ke rumah dan mengetuk pintu,
"Assalamu'alaikum, Ustadzah?!"
"Wa'alaikum salam, ada perlu apa?"
Ustadzah punya cobek, pinjam dong buat kemah"
"Cobeknya sudah dipinjam X"
Tak lama kemudian, pintu diketok lagi,
"Assalamu'alaikum, Ustadzah?!"
"Wa'alaikum salam, ada apa sayang?"
"Ustadzah punya golok dan gergaji?"
"Punya, tapi sudah dipinjam Y"
Jam 22 malam masih ada juga yang mengetuk pintu.
Tok tok tok, "Assalamu'alaikum Ustadzah?!"
"Ada apa?"
"Ustadzah punya kompor?, pinjam dong?!"
"Punya, tapi dipakai sendiri."
"Oh ya, sudah, assalamu'alaikum!?"
Sampai jam 23, pintu masih diketuk juga. Kami juga merasa terganggu kalau selalu diketuk dan dido'akan "salam sejahtera".
Akhirnya saya buat tulisan besar dan ditempel di pintu: Ustadzah TIDAK PUNYA: COBEK, KOMPOR, GOLOK, GERGAJI.
Ternyata tulisan itu manjur juga. Kalau terdengar langkah-langkah kaki menuju pintu, berhenti dan balik kanan.
Pengalaman membuktikan, setiap barang yang dipinjamkan, biasanya tidak
kembali, nama peminjamnya juga lupa.
Itu cerita masa lalu, sekarang tidak begitu lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar