Intermeso 74: Makasar, Kota yang Gonti-ganti Nama
Kotamadya dan ibu kota Sulawesi Selatan ini bernama Makasar.
Nama Makasar berasal dari sebuah kata dalam bahasa Makasar
"mangkasara" yang berarti yang menampakkan diri atau yang bersifat
terbuka.
Tahun 1971 nama Makasar diganti menjadi Ujungpandang dengan keputusan DPRD
Kodya Makasar. Pergantian
nama bukan karena Makasar sering diplesetkan menjadi manusia kasar, tetapi
lebih beralasan politik. Penduduk kota Makasar tidak hanya terdiri dari Suku
Makasar saja, tetapi sudah multi etnis. Dengan alasan nasionalisasi itulah nama
Makasar dirubah, dan tidak lagi terkesan etnis dan sektoral.
Pergantian nama itu menjadi perdebatan yang panjang dan lama.
Tahun 1999 oleh Presiden Abdurrahman Wahid, nama kota ini dikembalikan
menjadi Makasar lagi dengan alasan, pada saat itu nama daerah tidak akan
mendorong adanya disintegrasi, justru yang menjadi persoalan adalah bila
pemerintah daerah dan pusat tidak berlaku adil kepada rakyat, demikian Gus Dur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar