Selasa, 08 Juli 2014

Sidang Isbat dan Darul Ifta'

Intermeso 76: Sidang Isbat dan Darul Ifta'

     
Kemaren sore menteri Agama RI kembali menggelar sidang isbat untuk menentukan tanggal 1 Ramadhan 1433.  Meskipun sidang sudah memutuskan tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari Sabtu 21 Juli 2012, namun belum berarti umat Islam memulai ibadah puasa dengan serempak pada hari Sabtu. Muhammadiyah sudah mengumumkan akan memulai puasa pada hari Jumat.
   
Yang menjadi persoalan adalah tinggi hilal kemarin sore baru 1,41 derajat, sehingga tidak bisa di-ru'yah, meskipun ada peserta sidang yang mengaku sudah melihat hilal di Cilincing Jakarta Utara, dan pengakuan itu diragukan mengingat cuaca di Jakarta pada saat itu mendung dan laporan dari berbagai titik ru'yah di seluruh Indonesia tidak ada yang melihat hilal. 
   
Memang di Indonesia, tanggal 1 Ramadhan dan tanggal 1 Syawwal sering tidak serempak. Yang menjadi pokok persoalan adalah metode yang berbeda, metode ru'yah dan hisab. Sebenarnya dua metode itu dapat disatukan dan saling menunjang, metode hisab sabagai penentu posisi dan waktu untuk hilal yang akan di-ru'yah. 
   
Sebenarnya sudah disepakati, untuk menentukan bulan baru: (1) tinggi hilal di atas 2 derajat, dan (2) ijtima' (tanggal nol) harus sudah berumur 8 jam.    
   
Walhasil, di Indonesia puasa dimulai hari Sabtu, hanya Muhammadiyah  yang memulai pada hari Jumat dan Jam'iyah Annadzir (Sulsel) pada hari Kamis, Toriqoh Naqsabandiah (Sumbar) hari Rabu, sedangkan Islam Aboge di Banyumas hari Sabtu-manis. 
     
Saya sempat bertanya pada teman-teman yang sempat belajar di Timur-Tengah, "Bagaimana pemerintah menetapkan awal Ramadhan atau Idul Fitri?".
   
Di Mesir ada  Darul Ifta' semacam MUI di Indonesia dan di negara-negara Arab ada Mufti yang berhak mengeluarkn fatwa, dan mufti cuma satu orang, keputusannya tidak akan terpecah, satu negara harus tunduk pada fatwa mufti tersebut, tanpa kecuali.
     

Kata teman saya lagi, "Di Indonesia rupanya banyak mufti". Sudah ada sidang isbat, tetap saja tidak bulat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar