Jumat, 03 Oktober 2014

Lebih Syetan dari pada Syetan

Intermeso 87: Lebih Syetan dari pada Syetan

Ceramah K.H. Arifin Ilham tadi pagi di sebuah TV swasta:  Dalam Hadits disebutkan, bahwa pada bulan puasa syetan diikat, tetapi kenapa masih banyak manusia yang berbuat dosa. Ternyata masih ada syetan yang tidak diikat, yaitu manusia. Manusia juga syetan, "minal jinnati wannas".

Ada seorang manusia banyak berbuat dosa pada bulan puasa, maka bertanyalah syetan kepada manusia itu, "Apakah engkau takut pada Allah?!", manusia itu menjawab, "Tidak!!".

Mendengar kata 'tidak' maka syetan lari ketakutan, karena syetan saja takut pada Allah. Kenapa manusia itu tidak, berarti manusia itu lebih syetan dari pada syetan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar