Kamis, 05 Februari 2015

Kalajengking dan Katak

Kalajengking dan Katak
Cerita Sebelum Tidur 2:

Suatu saat ketia sedang bepergian, Dzunnun Al Misri melihat kalajengking merayap ke pinggir sungai Nil dengan cepat. 

Dzunnun Al-Mishri mengikutinya karena ingin tahu. Ia ingin mendapat pelajaran dari apa yang ia lihat, bukan apa yang ia dengar.

Ketika kalajengking itu mendekati tepian sungai Nil, tiba-tiba dari dalam sungai muncul seekor katak. Kalajengking langsung menaiki punggung katak itu. Kemudian katak mengantarkannya ke seberang sungai.

Melihat itu, Dzunnun al-Mishri mengambil perahu dan mengejarnya. Sampai di seberang sana, kalajengking itu masih juga berjalan. 

Pada satu tempat di tepian sungai Nil, ada seorang anak muda sedang tertidur lelap.
Tiba-tiba, dari arah yang berlawanan datang seekor ular berbisa yang mau mematuk anak muda itu. 

Belum sampai ular itu sampai pada pemuda itu, kalajengking menyergapnya. 

Terjadilah perkelahian antara kedua binatang itu dan berakhir dengan kekalahan ular. Ular itu mati dijepit kalajengking. 

Setelah itu, kalajengking kembali lagi ke tepian sungai Nil dan muncul lagi katak itu untuk meyeberangkannya ke tempat semula.

Apa yang dapat diperoleh dari pelajaran itu? Dzunnun al-Mishri menyimpulkan, betapa seringnya Allah melindungi kita tanpa kita ketahui. Begitu sayangnya Tuhan kepada kita, sampai ketika kita tidur dan tidak berdaya menghadapi bahaya, Tuhan masih masih melindungi kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar