Jumat, 07 Maret 2014

Berebut Masuk Roudhoh (Tiga)

Intermeso 58: Berebut Masuk Roudhoh (Tiga)

            Malam itu jam 02.00 dinihari saya terbangun dan tidak bisa tidur lagi, padahal jam 22.30 saya baru mulai tidur, sedangkan dari pagi tidak tidur sama sekali dan setelah Isya' ikut berdesakan berebut masuk Roudhoh. Mungkin ini yg disebut jetleck (mabuk paska terbang), atau karena jam 02.00 WSA itu di Indonesia sudah jam 06.00 WIB.
            Saya berwudhu terus ke Masjid Nabawi. Di masjid masih belum banyak orang, saya masuk melalui pintu Babu Salam. Langsung ke Roudhoh, tetapi Roudhoh sudah penuh sesak. Saya masuk lewat pintu depan, tetapi dijaga petugas. Begitu petugas meleng (noleh), saya lari terus masuk ke shof ketiga dari depan. Sama seperti tadi sore, berdiri saja susah, apa lagi rukuk dan sujud.
            Saya terus bergerak ke belakang. Akhirnya dapat tempat yang enak, bisa shalat; bisa rukuk dan bisa sujud dengan enak. Saya bisa berdo'a berkali-kali. Berdo'a, capek ganti sholat Tahajjud. Setelah shalat, berdo'a lagi sebanyak-banyaknya.
            Pk 04.24 adzan pertama dikumandangkan. Satu jam kemudian, 10 menit  sebelum Shubuh, pk 05.25 adzan Shubuh dikumandangkan, pk 05.06 salat Shubuh baru selesai.
            Setelah makan pagi, kita ziarah ke tempat-tempat bersejarah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar