Intermeso 52:
Lesehan Beratap Langit
Kira-kira pertengahan
perjalanan Madinah - Mekah, mobil berhenti di makanul istirohah (rest area).
Fasilitas yang tersedia selain tempat parkir yg luas adalah; masjid, WC, dan
tentu saja makanan yang dijual.
Makanan yg fres banyak pilihan, dari ikan goreng, ayam bakar, dan ayam goreng.Para
pembeli bisa makan di mobil, dalam ruangan, atau lesehan.
Lesehan di sini berbeda dengan diIndonesia ,
yaitu bangunan berbentuk segi empat, kira-kira dua kali dua meter, di dalamnya
digelar karpet.
Yang berbeda adalah bangunan ini tidak beratap, alias atapnya langit. Kalau malam hari kita bisa makan sambil memandang bintang di langit, tetapi pada siang hari, tentu kita bisa makan sambil kepanasan.
Makanan yg fres banyak pilihan, dari ikan goreng, ayam bakar, dan ayam goreng.
Lesehan di sini berbeda dengan di
Yang berbeda adalah bangunan ini tidak beratap, alias atapnya langit. Kalau malam hari kita bisa makan sambil memandang bintang di langit, tetapi pada siang hari, tentu kita bisa makan sambil kepanasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar